TERMINATOR GA KALAP...!!!

16.34 by boy

Sabtu, 26 April 2008

Mungkin ini adalah akhir dari cerita aku tentang perjalanan aku dari jogja ke bandung dan pulang lagi ke jogja. Yang aku rasain suasana di dalam bis lebih hening, tenang dan syahdu tak seperti waktu kita mau berangkat ke ITB. Penuh dengan kekecewaan. Tapi gak tau kenapa hari ini aku masih kena sial walaupun gak separah kemarin. Waktu perjalanan pulang aku ada diposisi yang sama saat aku berangkat,tapi hari ini beda banget kaya pagi bis liat jenefer lopez trus siangnya ketemu mpok nori!!hehe..maapin aku yach mpok.;-).Sepanjang perjalanan kepalaku kegetok pegangan yang ada di jendela lebih dari 100x di setiap kota. kayaknya tu pegangan di bis jatuh cinta ma kepala aku&mungkin itulah cara berciuman pegangan bis kepada kekasihnya. Parahnya lagi temenku tidur dengan inocentnya bersandar di bahuku(uh..co cweet). Jam sembilan pagi kami dah tiba dikampus&badanku sudah tinggal tulang belulang yang hampir menjadi fosil. Mungkin arkeolog pasti senang kalo ketemu aku. aku pulang dengan tangan hampa tapi masih gemeter.hehehe....But, aku yakin ini adalah awal dari perjuangan aku. Semua ini akan aku jadiin pengalaman yang sangat berarti buat aku(apalagi di Bandung ketemu awewe...hehehe...).

09.05 by boy

Jumat, 25 April 2008

Mungkin hari ini adalah hari paling sial buat aku. Gimana enggak, dari awal aku membuka mata di pengab dan dinginnya di dalam bis jam 1 pagi aku terbangun&aku lihat keluar di pekatnya pagi di bandung. Di saat itu juga aku merasakan ada hal yang gak beres dengan perut aku. Perut aku rasanya pengen meledak..sakit banget... Hal ini terjadi mungkin karena gara - gara malam harinya waktu makan aku kebanyakan makan sambal&parahnya perut aku dah ga bisa diajak kompromi sampai - sampai aku teriak - teriak ke panitia minta diberhentiin di SPBU terdekat. Tapi namanya jalan tol, sampai buaya cuma punya pacar satu juga gak kan bakalan ada. Yach..susu dah menjadi yogurt, mau gimana lagi... Setelah aku berhasil menahan selama 2 jam, akhirnya aku sampai juga di barak tentara tempat sebelum kita ke ITB. Dan disitu lah aku bisa melepaskan siksaanku menuju kemenangan. Pagi jam 6 kita semua berangkat menuju ITB tanpa sikat gigi, cuci muka, palagi mandi. Sampai di ITB pun perutku merengek pengen ke kamar mandi &untung ada security yang baik hati mau menunjukkan tempat keikhlasan itu. Setelah daftar ulang, semua tim diperbolehkan meriset robotnya sampai jam 2 siang. Robot dari tim aku dah bisa melesat dengan lancar tanpa lampu merah, tapi saat lomba hanya kuarang 10 menit, robot dari timku malah mati total gara - gara aku keburu - buru masukin program buat robot. Di saat itulah pupus sudah harapanku to be a champion. kabar gembira buat orang - orang tersayangku di jogja cuma tinggal angan - angan. Hikz..Hikz..Sedih, kecewa, tu banget. Dari Universitas kita gak ada yang lolos dan kita akhirnya pulang malam itu juga jam 10 malam.